Pengaruh Keharmonisan Keluarga terhadap Kinerja Karyawan STDI Imam Syafi’i Jember
Kata Kunci:
pengaruh, keharmonisan keluarga, kinerja karyawanAbstrak
Pernikahan merupakan salah satu bentuk ibadah terpanjang, diikat dengan perjanjian yang kuat dan agung (mitsaqan ghalizhan). Tujuan utama pernikahan adalah untuk mencapai keharmonisan dalam rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Keharmonisan keluarga tidak hanya bermanfaat bagi kehidupan pribadi, tetapi juga berdampak positif pada kinerja individu dengan memberikan dukungan emosional yang memperkuat semangat kerja. Sebaliknya, ketidakharmonisan dapat menurunkan kinerja akibat kurangnya dukungan pasangan atau tekanan emosional yang dapat mengganggu konsentrasi dan produktivitas. STDI Imam Syafi'i adalah perguruan tinggi keagamaan Islam swasta yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung keharmonisan keluarga di kalangan civitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keharmonisan keluarga terhadap kinerja karyawan di STDI Imam Syafi’i Jember dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 30 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner dengan skala Likert. Data dianalisis dengan regresi linier sederhana menggunakan perangkat lunak JASP (Jeffreys’s Amazing Statistics Program) untuk mengukur pengaruh komunikasi, dukungan pasangan, konflik, dan kepuasan pernikahan terhadap produktivitas, komitmen, serta efektivitas kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keharmonisan keluarga berpengaruh terhadap kinerja karyawan dengan kontribusi sebesar 18,4%. Temuan ini diharapkan memberikan wawasan baru bagi civitas akademika dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kinerja di lembaga pendidikan Islam
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Al-Najiyah: Jurnal Ilmu Sosial Interdisiplin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.