Pengaruh Kesejahteraan Ekonomi terhadap Keharmonisan Keluarga Dosen di STDI Imam Syafi’i Jember
Kata Kunci:
kesejahteraan ekonomi, keharmonisan keluarga, dosenAbstrak
Kesejahteraan ekonomi merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan keluarga, khususnya bagi dosen yang memiliki peran ganda sebagai pendidik dan anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis hubungan antara kesejahteraan ekonomi dengan keharmonisan keluarga dosen di STDI Imam Syafi’i Jember. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional, melibatkan 30 responden dosen. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan ekonomi berkontribusi walaupun kurang signifikan terhadap keharmonisan keluarga dosen. Dosen dengan tingkat kesejahteraan ekonomi yang baik cenderung memiliki kualitas komunikasi keluarga yang lebih baik, mampu mengelola konflik secara efektif, dan menciptakan suasana keluarga yang harmonis. Sebaliknya, keterbatasan ekonomi dapat meningkatkan tekanan psikologis dan memicu ketidakharmonisan keluarga. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi pendidikan dalam merumuskan kebijakan peningkatan kesejahteraan dosen guna mendukung keharmonisan keluarga mereka.
Unduhan
Referensi
A. Muri Yusuf. Metode penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Jakarta: Kencana, 2017
Fauziah, N., Hartini, N., Hendriani, W., & Fajriyanthi, F. “Confirmatory factor analysis pada pengukuran keharmonisan keluarga.” (FHS-24). Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 14(3), 227–240. (2021)
Handoyo, E. Kontribusi modal sosial dalam meningkatkan kesejahteraan pedagang kaki lima pascarelokasi. Komunitas, 5(2). 2013
Maghfirah, J. “Kriteria keluarga harmonis menurut masyarakat Desa Bambel Gabungan Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara.” Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry, 2022.
Nancy, M. N., Wismanto, Y. B., & Hastuti, L. W. “Hubungan nilai dalam perkawinan dan pemaafan dengan keharmonisan keluarga.” Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi, 13(1), 84. (2014)
Nazah, N. “Pengaruh pemenuhan ekonomi keluarga terhadap terbentuknya keluarga sakinah (Studi pada masyarakat Kecamatan Pabuaran Kabupaten Subang).” Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia, 2023.
Nurdiansari, R., & Sriwahyuni, A. “Pengaruh pengelolaan keuangan terhadap keharmonisan rumah tangga.” Jurnal Aktiva: Riset Akuntansi dan Keuangan, 2(1), 27–34. (2020).
Oktarizal, R., Zaini, A., & Chandra, Y. “Students' perceptions about family harmony (Study of adolescents from low-economy families at SMKN 3 Padang).” Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, 2(3), 172–176. (2022).
Saharani, B., & Putrikita, K. A. “Hubungan antara kematangan emosi dan keharmonisan keluarga pada pasangan yang menikah di usia dini.” Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi, 17(2), 106–114. (2022).
Wiyanda, M. B. “Upaya pembentukan keluarga harmonis bagi single parent dan dampak pandemi Covid-19 terhadap ekonomi keluarga: Studi kasus di Desa Pakijangan Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan.” Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2022.
Wiktionary. (n.d.). Keharmonisan. https://id.wiktionary.org/wiki/keharmonisan, diakses 2 Mei 2025.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Al-Najiyah: Jurnal Ilmu Sosial Interdisiplin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.