Imkanu Rukyah as a Tangent Point as well as Similarities between KHGT and Neo-MABIMS in Indonesia

Imkanu Rukyah sebagai Titik Singgung serta Persamaan antara KHGT dan Neo-MABIMS di Indonesia

Penulis

  • Nuril Maghfirah Alifta Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq

Kata Kunci:

Imkanu rukyah, KGHT, New Mabims, and Indonesia, Falak Science

Abstrak

Selalu terjadi lagi perbedan Hari Raya antar dua Ormas paling berpengaruh di Indonesia, antara Muhammadiyah dan NU, kaka beradik ini selalu bersitegang dan tidak mau kalah dengan Prediksi masing-masing terhadap Jatuh awal Bulan Baru untuk menetapkan Hari Raya Idul Fitri khususnya, fenomena ini berjalan bertahun-tahun dan fungsi negara seakan-akan tidak ada, padahal dalam kaidah Fikh terkenal sekali menyebutkan Rukyatul Hakim Yarfa’ul Khilaf, pandangan Seorang Hakim / Pemimpin untuk menghilangkan perbedaan pendapat, pemerintah mencoba melakukan kajian Imkanu Rukyah untuk melihat dan memadukan titik singgung dan pembeda antara nalar KHGT dan Neo Mabims, ada dua pertanyaan penting pertama  bagaimana titik singgung dan titik perjumpaan antara KHGT dan Neo Mabims dalam hukum islam ? kedua bagaimana konsep Imkanu rukyah sebagai titik temu serta penengah antara KHGT dan Neo Mabims dalam konteks perkembangan Ilmu Falak Di Indonesia ? dengan menggunakan kajian konten analisis untuk menjelaskan titik singgung dan titik perjumpaan antara KHGT dan Neo Mabims dalam hukum islam dan deskripsi analisis untuk menjelaskan konsep Imkanu rukyah sebagai titik temu dan penengah antara KHGT dan Neo Mabims dalam konteks perkembangan Ilmu Falak Di Indonesia. Hasil penelitian ini pertama  bahwa kedua hanya berbeda dalam interpretasi hadist tentang rukyatul hilal, artinya kedua berpegang pada penafsiran masing masing yang sifat dhanni, dan kedua  adalah Imkanu rukyah adalah keputusan dan proses penyatuan ala Indonesia atas nama Kementrian agama untuk menjebatani kedua titik singgung ini.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

A Discourse of Mabims New Criteria: Reading Difference Frequency Between Wujud al-Hilal and Imkan Ar-Rukyat’. Justicia Islamica 19, no. 1 (28 June 2022): 113–31. https://doi.org/10.21154/justicia.v19i1.3394.

A Postulate for Accelerated Implementation of Sustainable Development Goals and Principles. Vol. 24. De Gruyter, 2017. https://doi.org/10.1515/IGBP-2017-0008.

Aini, Shofwatul. ‘A Discourse of Mabims New Criteria: Reading Difference Frequency Between Wujud al-Hilal and Imkan Ar-Rukyat’. Justicia Islamica 19, no. 1 (28 June 2022): 113–31. https://doi.org/10.21154/justicia.v19i1.3394.

Anas, Windi Rezani, Fatmawati, and Sippah Chotban. ‘Implementasi Kriteria Visibilitas Neo-MABIMS dalam Penentuan Awal Bulan Hijriah’. HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak 4, no. 2 (3 July 2023): 76–86. https://doi.org/10.24252/hisabuna.v4i2.36962.

Arikunto, Suharsimi. ‘Metode Peneltian’. Jakarta: Rineka Cipta 173 (2010).

Atikah, Ika. ‘Metode Penelitian Hukum’, 2022.

Efendi, Jonaedi, Jhonny Ibrahim, and Prasetijo Rijadi. ‘Metode Penelitian Hukum: Normatif Dan Empiris’, 2016.

Fuscha, Fika Afhamul. ‘Verification Of The Hisab Ephemeris System Against The Hijri Calendar Leap Year Pattern With Criteria Imkan Al-Rukyah Mabims (Case Study in Kudus District)’. Al-Hilal: Journal of Islamic Astronomy 3, no. 1 (19 May 2021): 107–28. https://doi.org/10.21580/al-hilal.2021.3.1.7733.

http://repository.uinbanten.ac.id/9155/1/P%20Metode%20Penelitian%20Hukum.pdf.

https://doi.org/10.24952/almaqasid.v7i1.4305.

https://muhammadiyah.or.id/2022/03/mengenal-rukyatul-hilal-imkan-rukyat-dan-wujudul-hilal/.

Hudi. ‘Pemikiran Kiai Shalih Darat Tentang Rukyah’. Sanaamul Quran : Jurnal Wawasan Keislaman 1, no. 1 (18 October 2022). https://doi.org/10.62096/sq.v1i1.3.

Implementation of the Mabims Criteria in Determining the Beginning of Islamic Month in Indonesia and Brunei Darussalam (2021) | Ahmad Wahidi | 5 Citations’. Accessed 19 June 2024. https://typeset.io/papers/implementation-of-the-mabims-criteria-in-determining-the-3shw9116p7.

Implementation of the Mabims Criteria in Determining the Beginning of Islamic Month in Indonesia and Brunei Darussalam. Atlantis Press, 2021. https://doi.org/10.2991/ASSEHR.K.210421.016.

Implementation of the New MABIMS Crescent Visibility Criteria: Efforts to Unite the Hijriyah Calendar in the Southeast Asian Region’. Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah 22, no. 1 (30 June 2022). https://doi.org/10.15408/ajis.v22i1.22275.

Integrasi Pendidikan Islam Dan Sains Perspiktif Amin Abdullah (2021) | Marjuki Duwila | 2 Citations’. Accessed 19 June 2024. https://typeset.io/papers/integrasi-pendidikan-islam-dan-sains-perspiktif-amin-402y7qx8am.

Islamic Criminal Law. Springer, Singapore, 2021. https://doi.org/10.1007/978-981-33-6187-4_4.

Islamic Law. Brill eBooks, 2022. https://doi.org/10.1163/9789004512535_010.

Konvergensi Rukyat Tarbi’ Dan Badr Dengan Kriteria Imkanur Rukyat Neo MABIMS. Vol. 4, 2022. https://doi.org/10.20414/afaq.v4i2.5351.

Membaca Ulang Relasi Sains Dan Agama Dalam Persfektif Nalar Ilmu Falak. Vol. 4, 2020. https://doi.org/10.24252/IFK.V4I2.18091.

Moderate Way Implementing Rukyah and Hisab to Determine A New Moon in Ramadan | AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies’. Accessed 15 June 2024. https://pub.darulfunun.id/index.php/imam/article/view/12.

MODERATION in FALAK: Respond on the Variaty of Month Arrival Determination. Vol. 20. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2021. https://doi.org/10.24252/AL-RISALAH.V20I2.17773.

Nasution, Muhammad Arsad. ‘Urgensi Sains Dalam Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Dan Hadits (Analisis Terhdap Metode Penentuan Arah Kiblat, Hisab Rukyah Dan Waktu Shalat Dalam Ilmu Falak)’. Jurnal Al-Maqasid: Jurnal Ilmu Kesyariahan Dan Keperdataan 7, no. 1 (11 December 2021)

NU Online. ‘Kedudukan Rukyah Hilal dan Kriteria Imkan Rukyah’. Accessed 19 June 2024. https://nu.or.id/opini/kedudukan-rukyah-hilal-dan-kriteria-imkan-rukyah-wBdCQ.

Religious Dialogue and Astronomy from the Perspective of Indonesian Muslim Scholars (2023) | Muh. Arif Royyani’. Accessed 19 June 2024. https://typeset.io/papers/religious-dialogue-and-astronomy-from-the-perspective-of-35kp82pv.

Rizalludin. ‘Penolakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Pbnu) Terhadap Kesaksian Hasil Rukyat Di Bawah Kriteria Imkan Al-Rukyah Dari Tahun 1998 – 2017’. Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora 6, no. 2 (4 November 2020): 35–53. https://doi.org/10.37567/alwatzikhoebillah.v6i2.274.

Rusli, Hardijan. ‘Metode Penelitian Hukum Normatif: Bagaimana?’ Law Review Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan 5, no. 3 (2006).

Spirit Moderasi Dalam Kajian Ilmu Falak’. Al-Marshad : Jurnal Astronomi Islam Dan Ilmu-Ilmu Berkaitan 8, no. 2 (5 December 2022). https://doi.org/10.30596/jam.v8i2.11690.

The True North Urgency of the Earth in Determining the Direction of the Qibla According to Fiqh and Falak Science. Vol. 3. Budapest International Research and Critics Institute, 2020. https://doi.org/10.33258/BIRCI.V3I4.1369

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-17

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Nuril Maghfirah Alifta. (2024). Imkanu Rukyah as a Tangent Point as well as Similarities between KHGT and Neo-MABIMS in Indonesia: Imkanu Rukyah sebagai Titik Singgung serta Persamaan antara KHGT dan Neo-MABIMS di Indonesia. Al-Fatawa: Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial, 1(1), 65-78. https://journal.syamilahpublishing.com/fatawa/article/view/164