Konsep Etika Sosial Keberagamaan Perspektif Nurcholish Madjid

Penulis

  • Muhammad Iqbal Sekolah Tinggi Agama Islam Sadra
  • Ammar Fauzi Sekolah Tinggi Agama Islam Sadra

Kata Kunci:

etika sosial keberagamaan, Nurcholish Madjid, intoleransi, dialog antar agama

Abstrak

Etika sosial keberagamaan merupakan prinsip yang mengatur hubungan manusia dalam konteks sosial berdasarkan nilai-nilai agama, seperti keadilan, toleransi, dan persaudaraan. Konsep ini menekankan pentingnya harmoni dalam masyarakat plural melalui sikap saling menghormati dan keterbukaan terhadap perbedaan. Etika sosial keberagamaan juga berfungsi sebagai panduan untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat yang berkeadaban. Namun, realitas sosial di Indonesia menunjukkan masih adanya persoalan intoleransi, seperti yang terjadi dalam peristiwa penggerudugan dan pengeroyokan terhadap mahasiswa Katolik Universitas Pamulang (Unpam) yang sedang melaksanakan ibadah doa Rosario di sebuah rumah kontrakan di Jalan Ampera, Setu, Tangerang Selatan. Kemudian peristiwa penyegelan Masjid Ahmadiah, oleh Kasatpol PP Kabupaten Garut menutup paksa Masjid Ahmadiah. Dan penganiayaan kelompok Syiah, sekelompok laskar intoleran dengan memakai penutup kepala membubarkan sebuah acara doa di Mertodranan, Pasarkliwon, Solo. Peristiwa ini menggambarkan perlunya pendekatan baru untuk memperkuat etika sosial keberagamaan guna mengatasi konflik berbasis agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif, dengan menganalisis karya-karya tulis dan pemikiran Nurcholish Madjid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nurcholish Madjid menawarkan konsep etika sosial keberagamaan yang inklusif, dengan menekankan pentingnya dialog antaragama, penguatan nilai-nilai kemanusian universal, serta tanggung jawab sosial dalam beragama. Kesimpulan dari penilitan ini adalah bahwa konsep etika sosial keberagamaan Nurcholish Madjid relevan sebagai solusi dalam menghadapi tantangan intoleransi di masyarakat. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, diharapkan tercipta harmoni dalam kehidupan beragama dan sosial.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Abduh Almanar, Muhammad, (Pemikiran Hamka: Kajian Filsafat dan Tasawuf. (Jakarta: Prima Aksara, 1996).

Ahmad A. Sofyan, M., dan Roychan Madjid. Gagasan Cak Nur Tentang Negara & Islam. (Jakarta: Titian Ilahi Press, 2005).

Ali, Muhamad, Teologi Pluralis-Multikultural: Menghargai Kemajemukan, Menjalin Kebersamaan. (Jakarta: Kompas, 2003).

Amalia, Ainna, dan Ricardo Freedom Nanuru, "Toleransi Beragama Masyarakat Bali, Papua, Maluku." Jurnal Pendidikan, Komunikasi, dan Pemikiran Hukum Islam 10, no. 1 (2018): 154.

Annur, Saiful, Metodologi Penelitian Pendidikan. (Analisis Data Kuantitatif dan Kualitatif). (Palembang: Noer Fikri, 2014).

Arif, Syaiful, Humanisme Gus Dur: Pergumulan Islam dan Kemanusiaan. (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2013).

Azizy, A. Qodri, Pendidikan Agama untuk Membangun Etika Sosial. (Semarang: Aneka Ilmu, 2002).

Baidhawy, Zakiyuddin, Ambivalensi Agama: Konflik dan Nirkekerasan. (Yogyakarta: LESFI, 2002).

Barton, Greg, Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid, Djohan Effendi, Ahmad Wahid, dan Abdurrahman Wahid. Terj. Nanang Tahqiq. (Jakarta: Paramadina, 1999).

Chair, Abd, Pemikiran Hamka dalam Bidang Akidah, Tasawuf, dan Sosial-Politik. (Jakarta: Pustaka Panjimas, 1997).

Farneth, M. B. Hegel’s Social Ethics: Religion, Conflict, and Ritual of Reconciliation. (Political Theology, 2018).

Fitriani, Shofiah, "Keberagaman dan Toleransi Antar Umat Beragama." Jurnal Studi Keislaman 20, no. 2 (2020): 181.

Jamrah, Surya A, “Toleransi Antar Umat Beragama: Perspektif Islam,” Jurnal Ushuluddin, Vol. 23, No. 2 (2015), 193–96.

Kahmad, H. Dadang, Sosiologi Agama. (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2006).

KontraS, "Penyegelan Masjid Ahmadiyah di Kabupaten Garut: Indikasi Kegagalan Pemerintah Menjamin dan Melindungi Kebebasan Beragama." KontraS, 2024. https://kontras.org/artikel/penyegelan-masjid-ahmadiyah-di-kabupaten-garut-indikasi-kegagalan-pemerintah-menjamin-dan-melindungi-kebebasan-beragama.

Latief, Abd. R, ‘Nurcholish Madjid (Kajian Historis tentang Perannya terhadap Perkembangan Pemikiran Islam di Indonesia)’, (Skripsi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2018).

Madjid, Nurcholish, Cendekiawan dan Religiusitas Masyarakat: Kolom-Kolom di Tabloid TEKAD. (Jakarta: TEKAD, 1999).

———, Cendekiawan dan Religiusitas Masyarakat. (Jakarta Selatan: Paramadina, 1999).

———, Cita-Cita Politik Islam, Era Reformasi. (Jakarta: Paramadina, 1999).

———, Islam Kemodernan dan Keindonesiaan. (Bandung: Mizan, 2008).

———, Islam Agama Kemanusiaan: Membangun Tradisi dan Visi Baru Islam Indonesia. (Jakarta: Paramadina, 1995).

———, Islam, Doktrin, dan Peradaban: Sebuah Telaah Kritis Masalah Keimanan, Kemanusiaan, dan Kemodernan. (Jakarta: Paramadina, 2008).

———, Islam Agama Peradaban: Membangun Makna dan Relevansi Doktrin Islam dalam Sejarah. (Jakarta: Paramadina & Dian Rakyat, 2008).

Malik, Dedy Djamaluddin, dan Idi Subandy Ibrahim, Zaman Baru Islam Indonesia: Pemikiran dan Aksi Politik Abdurrahman Wahid, M. Amien Rais, Nurcholish Madjid, Jalaluddin Rakhmat. (Bandung: Zaman Wacana Mulia, 1998).

Misrawi, Zuhairi Al-Qur’an Kitab Toleransi: Inklusivisme, Pluralisme, dan Multikulturalisme. (Jakarta: Fitrah, 2007).

Munawar-Rachman, Budhy, dkk, Pemikiran Islam Nurcholish Madjid. (Kota Bandung: PRODI S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2022).

Munawar-Rachman, Budhy, Karya Lengkap Nurcholish Madjid: Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan. (Jakarta Selatan: Nurcholish Madjid Society (NCMS), 2020).

Nadroh, Siti, Wacana Keagamaan dan Politik Nurcholish Madjid. (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1999).

Nata, Abuddin, Peta Keragaman Pemikiran Islam di Indonesia. (Yogyakarta: Rajawali Pers, 2011).

Nisa Urrozi, Khoirun, "Toleransi sebagai Ideologi Beragama (Kajian Fungsional atas Keberagaman Agama)." Jurnal Studi Agama-Agama 15, no. 1 (2019): 109.

Pangeran, Ismail, "Toleransi Beragama: Sebuah Keniscayaan bagi Muslim dalam Bermasyarakat." Jurnal Al-Miskeah 13, no. 1 (2017): 43.

Pulungan, Alfin, "Penganiayaan Kelompok Syiah di Solo, SETARA Institute Dorong Pemda Ambil Tindakan Tegas." TeropongSenayan.com, 2020. https://www.teropongsenayan.com/115223-penganiayaan-kelompok-syiah-di-solo-setara-institute-dorong-pemda-ambil-tindakan-tegas.

Salam, Burhanuddin, Etika Sosial: Asas Moral dalam Kehidupan Manusia. (Jakarta: Rineka Cipta, 1997).

Santoso, Bangun, dan Muhammad Yasir. "Ketua RT dan 3 Warga Tersangka Pengeroyokan Mahasiswa Unpam Saat Ibadah, Tiga Bilah Pisau Disita." Suara.com, 2024. https://www.suara.com/news/2024/05/07/151022/ketua-rt-dan-3-warga-tersangka-pengeroyokan-mahasiswa-unpam-saat-ibadah-tiga-bilah-pisau-disita.

Saumantri, Theguh, "The Dialectic of Islam Nusantara and Its Contribution to the Development of Religious Moderation in Indonesia." FOKUS: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan 7, no. 1 (2022): 57–67.

Scharf, Betty R, Sosiologi Agama. (Jakarta: Prenada Media, 2004).

Sukidi, Teologi Inklusif Cak Nur. (Jakarta: Kompas, 2001).

Sumartana, Reformasi Politik, Kebangkitan Agama, dan Konsumerisme (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2000).

Tampubolon, Ichwansyah, ‘Paradigma Pemikiran Etika Nurcholish Madjid’. (Tesis, UIN Jakarta, 2009).

Zubaeda, Pendidikan Berbasis Masyarakat (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006).

"4 Contoh Konflik Antar Agama yang Pernah Terjadi di Indonesia." Kumparan, 2023. https://m.kumparan.com/sejarah-dan-sosial/4-contoh-konflik-antar-agama-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-20YvBIQA43W/2.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-26

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Muhammad Iqbal, & Ammar Fauzi. (2025). Konsep Etika Sosial Keberagamaan Perspektif Nurcholish Madjid. Al-Maktabah: Jurnal Studi Islam Interdisiplin, 2(1), 40-59. https://journal.syamilahpublishing.com/maktabah/article/view/416

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.