Keadilan Material dan Immaterial dalam Poligami
Kajian Etika dan Estetika dalam Perspektif Filsafat Hukum Islam
الكلمات المفتاحية:
poligami، keadilan، filsafat hukum Islam، etika، estetikaالملخص
Praktik poligami telah lama menjadi topik perdebatan dalam hukum keluarga Islam. Meskipun diperbolehkan dengan syarat tertentu, penerapan keadilan dalam poligami seringkali terbatas pada aspek material, seperti nafkah dan pembagian waktu, sementara aspek emosional dan psikologis sering terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keadilan dalam poligami dari perspektif filsafat hukum Islam, dengan menekankan pada prinsip etika dan estetika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali dimensi keadilan material dan immateriil yang sering kali tidak mendapatkan perhatian yang setara dalam praktik poligami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun keadilan material lebih mudah diukur dan diterapkan, keadilan immateriil yang mencakup perhatian emosional dan psikologis terhadap para istri merupakan elemen yang penting namun sulit untuk diterapkan secara objektif. Filsafat hukum Islam dengan dasar prinsip etika dan estetika menawarkan pendekatan yang lebih holistik dalam penerapan keadilan yang tidak hanya menekankan pada aspek material, tetapi juga kesejahteraan emosional istri. Penelitian ini menyarankan perlunya reformasi regulasi poligami untuk mengakomodasi kedua dimensi keadilan tersebut, guna mewujudkan hubungan yang lebih adil dan harmonis dalam praktik poligami.
المراجع
Ahsani, Muhammad Riyan, Silva Samanta, Achmad Khudori Soleh, dan M Aunul Hakim. “Problematika Keadilan dalam Praktik Poligami: Telaah Aksiologis atas Etika dan Estetika.” Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak 6, no. 2 (2024): 260–73.
Akbar, Hikmal, dan M. Nabil Syauqi. “The Dynamics of Family Life in Polygamous Practices: An Islamic Legal Perspective on Contemporary Indonesian Society.” El-Aqwal : Journal of Sharia and Comparative Law, 2 Juni 2025, 35–50. https://doi.org/10.24090/el-aqwal.v4i1.13022.
Alfiander, Dodon. “Nilai Keadilan dalam Poligami.” JISRAH: Jurnal Integrasi Ilmu Syariah 4, no. 1 (1 Mei 2023): 163. https://doi.org/10.31958/jisrah.v4i1.9647.
Amilia, Fatma, Faiq Tobroni, Hamam Burhanuddin, dan Hana Zaida Salwa. “The Gendered Politics of Maslahah: Patriarchal Tendencies in the Legal and Judicial Justification of Polygamy.” Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum 58, no. 2 (30 Desember 2024): 241–72. https://doi.org/10.14421/ajish.v58i2.1519.
Aminah, Siti, dan Achmad Fathoni. “UU Perkawinan dan KHI dalam Perspektif Filsafat Hukum: Beristri Lebih dari Seorang.” USRATUNA: Jurnal Hukum Keluarga Islam 6, no. 1 (2022): 62–77.
Ansori, Fathan. “Analisis Yuridis Tentang Bentuk Berlaku Adil dalam Perkawinan Poligami.” Al-Adl : Jurnal Hukum 14, no. 2 (19 Juli 2022): 405. https://doi.org/10.31602/al-adl.v14i2.6582.
Armia, Muhammad Siddiq. Penentuan Metode & Pendekatan Penelitian Hukum. Banda Aceh: Lembaga Kajian Konstitusi Indonesia (LKKI), 2022.
Asmu’i, Asmu’i, Muhammad Roihan Nasution, dan Mardian Idris Harahap. “Konsep Keadilan Islam Pada Ranah Spesifik Poligami (Ta’adud Al-Zaujāt) Dalam Alquran Perspektif Mufassir Wahbah Al-Zuḥailī.” Kamaya: Jurnal Ilmu Agama 7, no. 3 (1 Agustus 2024): 76–89. https://doi.org/10.37329/kamaya.v7i3.3477.
Aziz, Nasaiy, Rispalman Rispalman, dan Tika Anggraini. “Polygamy in the Perspective of Tafsīr Al-Aḥkām and Islamic Law: An Examination of the Gayo Luwes Community in Aceh, Indonesia.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam 7, no. 3 (19 Oktober 2023): 1682. https://doi.org/10.22373/sjhk.v7i3.20021.
Bachtiar. Metode Penelitian Hukum. Pamulang: UNPAM Press, 2018.
Fahira, Siti Hapsah. “The Issue of Polygamy in Islamic Family Law: Between Tradition and Gender Justice on the International Stage.” Journal of Islamic Family Law 1, no. 2 (17 Juli 2025): 61–70. https://doi.org/10.59784/jifl.v1i2.8.
Fahrun Dama. “Problematika Poligami Di Indonesia Analisis Normatif dan Sosiologis dalam Hukum Keluarga Islam.” HOKI : Journal of Islamic Family Law 3, no. 1 (27 Agustus 2025): 42–47. https://doi.org/10.55352/hki.v3i1.2185.
Fajar, M. Samson. “Keadilan dalam Hukum Islam (Tinjauan Multidisipliner dalam Kasus Poligami).” Al-’Adalah 11, no. 1 (2014): 33–48. https://doi.org/10.24042/adalah.v12i1.172.
Fatimah, Husni, dan Putri Nur Ramadhani. “Poligami dalam Perspektif Filsafat Hukum Islam: Kritik terhadap Hukum Perkawinan di Indonesia,” n.d.
Fauzi, M. Ihsan. “Pemikiran Qasim Amin Tentang Keadilan Gender Dalam Praktik Poligami Pada Hukum Keluarga.” MAQASHIDUNA: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM 3, no. 1 (23 Juni 2025): 19–38. https://doi.org/10.47732/maqashiduna.v3i1.752.
Fuadi, Ahmad, Devi Anggreni, dan Fitriyani Fitriyani. “Menggali Konsep Keadilan dalam Poligami: Studi Terhadap Nilai Moral dalam Masyarakat Muslim.” Jurnal EL-QANUNIY: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan dan Pranata Sosial 10, no. 2 (24 Desember 2024): 199–218. https://doi.org/10.24952/el-qanuniy.v10i2.13795.
Hidayah, Ahdiyatul. “Scholar Opinion on Providing for Wives Who Do Not Live in The Same House.” Qawanin Jurnal Ilmu Hukum 5, no. 1 (17 Juni 2024): 1–17. https://doi.org/10.56087/qawaninjih.v5i1.414.
Ismael, Anas Isam. “Family Justice in the Islamic Perspective.” Al-Anbar University Journal For Humanities 2020, no. 4 (1 Desember 2020): 3512–29. https://doi.org/10.37653/juah.2020.171243.
Khofifah Lutfia Effendi, dan Zakiyatul Ulya. “Pemikiran Siti Musdah Mulia dan Yusuf Qardhawi tentang Konsep Adil dalam Poligami.” QISTHOSIA : Jurnal Syariah dan Hukum 4, no. 2 (26 Desember 2023): 96–108. https://doi.org/10.46870/jhki.v4i2.736.
Laksmi, Dyah Ayu Vijaya. “Perspektif Filsafat Hukum Islam dalam Poligami.” JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 5, no. 2 (2022): 595–601.
Naseer, Sabila, Beenish Mubeen, dan Ayesha Farooq. “Staying into religious boundaries and bearing polygamy: Understanding jealousy, marital satisfaction, and mental health among Muslim women.” Al-Qamar 4, no. 3 (2021): 41–56.
Nugroho, Rico Setyo, Musa Asy’arie, Chusniatun Chusniatun, Waston Waston, Muthoifin Muthoifin, Andri Nirwana AN, dan Mariam Elbanna. “Household Justice Management in Views of Polygamy Practitioners: A Key Principle for Familial Stability and Harmony in Islamic Education.” Journal of Management World 2024, no. 4 (31 Desember 2024): 840–47. https://doi.org/10.53935/jomw.v2024i4.546.
Nurdin, Nurdin, dan Siti Salma. “Examining the Hadith on the Effect of Division of Turns by Polygamous Husbands to Wives on Marital Satisfaction.” Interdisciplinary Explorations in Research Journal 2, no. 2 (13 Juni 2024): 783–91. https://doi.org/10.62976/ierj.v2i2.569.
Oktaria, Suci, Mohammad Yasir Fauzi, dan Ahmad Fauzan. “Keadilan Gender dalam Poligami Menurut M. Quraish Shihab dan Relavansinya Terhadap Keluarga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah.” Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik 5, no. 4 (21 April 2025): 3543–53. https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i4.4575.
Ramadhan, Abdul Rahman. “The Concept of Fairness in the Practice of Polygamy from Hadith Perspective.” WARAQAT : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 8, no. 2 (28 Desember 2023): 243–57. https://doi.org/10.51590/waraqat.v8i2.600.
Rezki, Muhammad, Sandy Aditya Pradana, dan Latipun. “Journeying the Shoreline of Emotions: Unveiling the Lives of Wives in Challenging Polygamous Relationships.” Social Science and Humanities Journal 8, no. 08 (22 Agustus 2024): 4578–85. https://doi.org/10.18535/sshj.v8i08.1266.
Roibin, Roibin, Ahmad Qiram As-Suvi, Yahya Yahya Abdullah, dan Zahrah Salsabillah Ashari. “The Domestication of Women’s Roles As A Reflection of Ancient Patriarchal Traditions: A Reflection on the Thoughts of Friedrich Engels And Fatimah Mernissi.” Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender 22, no. 1 (7 Juni 2023): 53. https://doi.org/10.24014/marwah.v22i1.22415.
Saat, Sulaiman, dan Siti Mania. Pengantar Metodologi Penelitian: Panduan Bagi Peneliti Pemula. Gowa: Pustaka Almaida, 2020.
Sukiati, dan Mohd Roslan Mohd Nor. “Adaptation of Polygamous Couples: The Experiences of Living Indonesian Women.” Asian Women 39, no. 4 (2023): 59. https://doi.org/10.14431/aw.2023.12.39.4.59.
Syarifudin, Imam, dan Achmad Khudori Soleh. “Konsep Poligami dalam Perspektif Aksiologi dan Filsafat Hukum.” Jurnal Yaqzhan: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan 10, no. 1 (2024): 136–56.
Tahir, Masnun, dan Murdan. Filsafat Hukum Keluarga. Mataram: Sanabil, 2019.
Thoyibah, Firda Amalia, Nor Fadhila Herniyanti, dan Rabbiatul Alawiyah. “Konsep Keadilan dalam Praktik Poligami Rasulullah.” Mitsaqan Ghalizan 3, no. 2 (13 Desember 2023). https://doi.org/10.33084/mg.v3i2.6318.
Ulfa, Marliana, Norhayati Abu Bakar, dan Muhammad Faizal Abd Rahman. “Analysis of Muhammad Shahrur’s thoughts on the concept of justice in polygamy: A perspective of contemporary islamic law.” AL-MUQARANAH 2, no. 2 (26 Agustus 2024): 110–18. https://doi.org/10.55210/jpmh.v2i2.449.
Wendy Efriduansyah Situmorang, dan Mirnawati Sakerebau. “Analisa Kritis terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Poligami Berdasarkan Theologi dan Filsafat.” Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 3, no. 2 SE-Articles (12 April 2024): 473–87. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/872.
Wirdyaningsih. “Konsep Keadilan Menurut Filsafat Hukum Islam dalam Perkawinan Poligami.” Jurnal Hukum & Pembangunan 48, no. 3 (2018): 612–29.
التنزيلات
منشور
إصدار
القسم
الرخصة
الحقوق الفكرية (c) 2026 Al-Zaujiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam

هذا العمل مرخص بموجب Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.