Potential of Spider's Nest Extract Gel in Healing Traumatic Ulcers
Potensi Gel Ekstrak Sarang Laba-Laba dalam Penyembuhan Ulkus Traumatikus
Kata Kunci:
sarang telur laba-laba, gel ekstrak, proses penyembuhan, ulkus traumatikusAbstrak
Latar belakang: Ulkus traumatikus adalah suatu lesi ulseratif yang ditimbulkan karena adanya trauma. Alternatif material alami yang dapat dimanfaatkan untuk terapi salah satunya adalah sarang telur laba-laba (Argiope modesta). Tujuan: Mengetahui potensi gel ekstrak sarang telur laba-laba (Argiope modesta) dalam penyembuhan ulkus traumatikus. Metode: Penelitian dilakukan secara true experimental laboratories dengan desain penelitian posttest only control group design. Sampel penelitian sebanyak 19 tikus putih galur Wistar (Rattus norvegicus). Sampel dilukai pada mukosa labialnya dengan menggunakan amalgam stopper yang dipanaskan selama 10 detik yang kemudian diberi perlakuan gel ekstrak sarang telur laba-laba (Argiope modesta) 2,5%. Pengukuran luas ulkus dilakukan setiap hari sebelum diberikan perlakuan dengan menggunakan jangka sorong. Hasil: Uji independent t-test menunjukkan luas ulkus traumatikus setelah diberi gel ekstrak sarang telur laba-laba 2,5% berbeda signifikan (< 0,05) dibandingkan kelompok kontrol negatif akuades. Kesimpulan: Gel ekstrak sarang telur laba-laba berpotensi dalam mempercepat penyembuhan ulkus traumatikus.
Referensi
Asparini, Ruby Riana. “Peran Heparin Dalam Angiogenesis, Epitelialisasi Dan Penyembuhan Luka Bakar.” Saintika Medika 7, no. 1 (2011).
Chun, Heung Jae, Kwideok Park, Chun-Ho Kim, dan Gilson Khang. Novel biomaterials for regenerative medicine. Springer, 2018.
Foelix, Rainer. Biology of spiders. OUP USA, 2011.
Gherunpong, Sudaduang, Georgios Tsakos, dan Aubrey Sheiham. “The Prevalence and Severity of Oral Impacts on Daily Performances in Thai Primary School Children.” Health and Quality of Life Outcomes 2, no. 1 (12 Oktober 2004): 57. https://doi.org/10.1186/1477-7525-2-57.
Ghom, Anil Govindrao, dan Savita Anil Ghom. Textbook of oral medicine. JP Medical Ltd, 2014.
Greenberg, M, dan M Click. “Burket’s Oral Medicine Hamilton.” Ontario: BC Decker Inc, 2003, 174–75.
Johnson, Ariel, Marybeth Francis, dan Luisa Ann DiPietro. “Differential apoptosis in mucosal and dermal wound healing.” Advances in wound care 3, no. 12 (2014): 751–61.
Kumari, Preeti, MK Chahar, VP Veerapur, G Spandana, BS Thippeswamy, dan S Badami. “Spider web ointment: A traditional based approach in cutaneous wound healing,” 2013.
Laskaris, G. Atlas Saku Penyakit Mulut. Jakarta: EGC, 2013.
Lewis, Michael A. O., dan Richard C. K. Jordan. “Penyakit Mulut: Diagnosis dan Terapi,” 2015. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:198051714.
Makino, T., M. Jinnin, F. C. Muchemwa, S. Fukushima, H. Kogushi-Nishi, C. Moriya, T. Igata, A. Fujisawa, T. Johno, dan H. Ihn. “Basic Fibroblast Growth Factor Stimulates the Proliferation of Human Dermal Fibroblasts via the ERK1/2 and JNK Pathways.” The British Journal of Dermatology 162, no. 4 (April 2010): 717–23. https://doi.org/10.1111/j.1365-2133.2009.09581.x.
Ongole, Ravikiran, dan BN Praveen. Textbook of oral medicine, oral diagnosis and oral radiology e-book. Elsevier Health Sciences, 2021.
Roozbahani, Hassan, Mahdi Asmar, Naser Ghaemi, dan Khosro Issazadeh. “Evaluation of antimicrobial activity of spider silk Pholcus phalangioides against two bacterial pathogens in food borne.” International Journal of Advanced Biological and Biomedical Research 2, no. 7 (2014): 2197–99.
Senakoon, Waraluk, Suporn Nuchadomrong, Sivilai Sirimungkararat, Thanaset Senawong, dan Pravina Kitikoon. “Antibacterial action of eri (samia ricini) sericin against Escherichia coli and Staphylococcus aureus.” Asian J Food Agro-Ind 2 (2009): S222–28.
Xue, Rui, Yalong Liu, Qingsong Zhang, Congcong Liang, Huazhen Qin, Pengfei Liu, Ke Wang, Xiaoyong Zhang, Li Chen, dan Yen Wei. “Shape changes and interaction mechanism of Escherichia coli cells treated with sericin and use of a sericin-based hydrogel for wound healing.” Applied and environmental Microbiology 82, no. 15 (2016): 4663–72.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Al-Adawiyyah: Jurnal Sains, Farmasi dan Kesehatan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

