Modernitas, Globalisasi, dan Realisme Sosial: Perspektif Anthony Giddens terhadap Perubahan Sosial
Kata Kunci:
realisme sosial, Anthony Giddens, filsafatAbstrak
Pendekatan realisme sosial yang dikemukakan oleh Anthony Giddens menawarkan wawasan mendalam tentang dinamika hubungan antara agen (individu atau kelompok) dan struktur sosial dalam proses perubahan sosial. Berbeda dengan teori sosial yang menganggap struktur sosial sebagai entitas statis yang hanya memengaruhi agen, Giddens melalui teori strukturasi menekankan adanya interaksi dinamis di mana agen dan struktur saling membentuk dan membatasi. Dalam pandangannya, agen bukanlah entitas pasif yang tunduk pada aturan dan norma yang ada, melainkan memiliki kapasitas reflektif dan kemampuan untuk mengubah struktur melalui tindakan yang disengaja. Dualitasstruktur yang diusung Giddens menunjukkan bahwa struktur sosial terbentuk, terpelihara, dan diubah melalui praktik sosial yang berulang, menjadikan realitas sosial sebagai proses yang terus-menerus dikonstruksi oleh interaksi antara agen dan struktur.Pendekatan ini relevan dalam memahami kompleksitas perubahan sosial kontemporer, di mana fenomena seperti globalisasi, perubahan politik, dan pergeseran budaya membutuhkan analisis yang lebih fleksibel dan dinamis. Teori Giddens memungkinkan kita untuk melihat bagaimana agen di berbagai bidang—politik, ekonomi, atau budaya—menggunakan kapasitas mereka untuk beradaptasi, meresponsdan memengaruhi struktur-struktur yang ada, menciptakan dinamika perubahan yang terus berlangsung. Pendekatan ini juga membuka ruang bagi kajian terhadap peran individu dan kelompok dalam membentuk kebijakan publik, mengarahkan tren sosial, dan mengelola konflik sosial. Dengan demikian, teori realisme sosial Giddens berperan penting dalam memahami perubahan sosial secara holistik, terutama dalam era modern yang ditandai oleh interkoneksi dan ketidakpastian yang tinggi.
Unduhan
Referensi
Hantono, Dedi, and Diananta Pramitasari. “Aspek Perilaku Manusia Sebagai Makhluk Individu Dan Sosial Pada Ruang Terbuka Publik.” Nature: National Academic Journal of Architecture 5, no. 2 (December 28, 2018): 85. https://doi.org/10.24252/nature.v5i2a1.
Hidayat, Ruldi, Maizar Karim, and Dwi Rahariyoso. “Realisme Sosial dalam Naskah Drama Belum Tengah Malam Karya Syaiful Affair: Kajian Sosiologi Sastra Georg Lukacs.” Kajian Linguistik dan Sastra 3, no. 1 (2024).
Iffah, Fadhillah, and Yuni Fitri Yasni. “Manusia Sebagai Makhluk Sosial.” Lathaif: Literasi Tafsir, Hadis dan Filologi 1, no. 1 (June 13, 2022): 38. https://doi.org/10.31958/lathaif.v1i1.5926.
Khasri, Muhammad Rodinal Khair. “Strukturasi Identitas Umat Beragama Dalam Perspektif Anthony Giddens.” Jurnal Sosiologi Agama 15, no. 1 (June 27, 2021): 129. https://doi.org/10.14421/jsa.2021.151-08.
Rumondang, Natasya Hana, Ilma Ramadhani, Leonie Paula, Ayudya Ning, and Habbibul Haris. “Interaksionisme Simbolik Michalowski dalam Memandang Bitcoin sebagai Kejahatan” 15 (2019).
Rusydi, Muhammad. “Modernitas Dan Globalisasi: Tantangan Bagi Peradaban Islam.” TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin 17, no. 1 (May 15, 2019): 91–108. https://doi.org/10.30631/tjd.v17i1.67.
Susilawati, Elis, Ismah Rahayu, Akifah Humaira Salsabila, and Ahmad Bahtiar. “Realisme Sosial dalam Potret Seorang Komunis Karya Sabar Anantaguna.” Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra 15, no. 1 (January 31, 2022): 122. https://doi.org/10.30651/st.v15i1.8706.
Waluyo, Prapto, and Yuyus Rustandi. “Kritik Pada Positivisme Dalam Novel Khotbah Di Atas Bukit Karya Kuntowijoyo (Suatu Telaah Falsafah Sastra)” 2 (2020).
Widoyoko, J Danang. “Reproduksi Korupsi : Studi Kasus Korupsi Jaksa Urip Tri Gunawan,” no. 1 (2013).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Al-Musthalah: Jurnal Riset dan Penelitian Multidisiplin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
